Minggu, 03 September 2017

Kampung Tridi Kota Malang

dipotoin Silvi
Kampung Tridi berbeda dengan kampung Jodipan. Sebenarnya lokasi keduanya berdekatan, antara kampung Tridi dan Kampung Jodipan. Cuman dibatasin oleh sungai yang melintasi kedua kampung tersebut.

Masuk kesini harus disiapkan kamera terbaiknya, karena banyak yang bisa di dokumentasikan. Dan cocok sangat untuk di upload instagram. Tiket masuknya bukan menggunakan karcis, di kampung Tridi karcisnya diganti dengan boneka lucu yang bisa dibuat gantungan kunci sepeda motor kalian. Spot yang ada di kampung Tridi memberikan corak gambar yang beragam, baik dalam kartun ataupun bentuk abstrak yang seru dijadikan spot berfoto.

Coban Talun Kota Batu Malang

berdua sama Silvi
Liburan kali ini saya berjalan-jalan ke salah satu wisata coban yang ada di Batu-Malang. Siapa yang tidak kenal dengan wisata coban atau air terjun? apalagi berada di kawasan dingin Kota Batu. Salah satu coban yang kami berdua kunjungi saat itu adalah Coban Talun. Sudah banyak sekali perubahan yang berkembang di Coban Talun. dahulu pada saat pertama kali berwisata disini hanya disuguhkan dengan wisata coban atau air terjun. tapi sekarang sudah banyak kemajuan dan perubahan. mulai dari ditambahkannya berbagai wahana yang ada di dalamnya. Jadi tepat bagi kalian yang suka dengan foto-foto maka coban talun menjadi salah satu tujuan untuk liburan yang perlu untuk di realisasikan.

Selasa, 20 Juni 2017

Lirik, Arti dan Makna Lagu Lir- Ilir

Lirik Lagu Lir-ilir

Lir-ilir, Lir-ilir
Tandure wus sumilir
Tak ijo royo-royo tak sengguh temanten anyar
Cah angon, cah angon penekno blimbing kuwi
Lunyu-lunyu penekno kanggo mbasuh dodotiro
Dodotiro, dodotiro kumitir bedhah ing pinggir
Dondomono, jlumatono kanggo sebo mengko sore
Mumpung padhang rembulane, mumpung jembar kalangane
Yo surako.............surak iyo.............


Sabtu, 17 Juni 2017

Viral Nama Gajah Mada menjadi GAj Ahmada

Fenomena yang terjadi pada pertengahan bulan Juni adalah isu yang menyomot nama besar Mahapatih dari kerajaan Majapahit. Sempat viral dan menjadi salah satu tranding topik di twitter pada hari jum’at 16 juni 2017. Memang menghebohkan, karena lazimnya kita dengar bahwa kerajaan Majapahit pernah memiliki Mahapatih yakni Gajah Mada dengan Sumpah Palapa untuk menyatukan Nusantara. Berangkat dari tulisan opini Arif Barata yang membuat geger sebagian besar akademisi, karena keterkaitannya Patih Gajah Mada dengan Agama Islam di Indonesia. Menurut artikel yang di tulis Arif Barata, kalau Patih Gajah Mada dan Kerajaan Majapahit menganut Agama Islam. Lalu menurut hemat saya, dalam artikel yang dimuat banyak kekeliruan. Pasalnya hal yang paling fundamental ialah mencomot nama besar Mahapatih Gajah Mada seolah menjadi nama islamis GAj Ahmada. Terang sekali kalau isu dibalik dari artikel tersebut ialah menggemborkan bahwa bangsa negara kita ialah bangsa negara Islam dari sejak awal masa kerajaan.

Kamis, 15 Juni 2017

Indonesia; Teror dan Kemunduran Pemikiran

Indonesia dikenal dunia dengan negara yang memiliki beragam suku, budaya, agama, ras dan golongan. Disatukan oleh satu dasar negara yakni Pancasila yang berguna untuk perekat dan kerukunan serta pemersatu bangsa negara Indonesia. Sebagai negara yang sudah menginjak hampir usia 73 tahun, apabila di ibaratkan sebagai manusia usia ini merupakan usia yang cukup tua dan hanya tinggal menunggu ajalnya. Tapi berbeda apabila diibaratkan dengan negara, Indonesia harus mampu kuat dan kokoh ditengah pergulatan era yang kian lama kian memprihatinkan. Saya mengamati tampak sekali keadaan  yang kurang baik, baik dari skala daerah hingga nasional. Banyak ditemukan permusuhan lewat berbagi media, baik internet (media-sosial), televisi dan media cetak lainnya yang memuat berita yang pada intinya perpecahan negara bangsa Indonesia. Baik dengan menggunakan media yang berkepihakan, dengan modus menggulingkan kekuasaan secara inkonstitusional, dengan kekuatan people power (kekuatan massa), ataupun dengan jalan demonstrasi besar-besaran. Sebenernya langkah tadi adalah hal yang jahat, karena menggulingkan pemerintahan yang sah. Dan jelas dilarang agama manapun, karena berakibat pada kerusuhan yang berdampak  demonstrasi berujung pada kematian.