Selasa, 07 Oktober 2014

Judulnya Lagi Ngoreksi UTS siswa

Evaluasi - Salah satu indikator dari penilaian dari siswa adalah kognitif atau pengetahuan dan wawasan siswa setelah melakukan proses pembelajaran selama 3 bulan.

Saya diberikan amanah dan tugas dari guru pamong bu Endang Astuti untuk membantu mengkoreksikan hasil UTS siswa kelas 8 mulai dari F sampai G ada 3 kelas. Melihat sekilas banyak, ada kurang lebih 90 lembar LJK yang harus diselesaikan untuk mengkoreksi.

Saya dibantu untuk mengkoreksi hasil ujian yang dilakukan tadi siang pukul 8.00. Saya dibantu oleh teman kontrakan berna Bung Waid asal dari madura, tapi sedikit mengkoreksinya dan itu juga sedikit ugal ugalan, mulanya dihitung 14 jadi 13 dihitung lagi jadi 14, bahaya :D

Nilai tertinggi benar 20 soal dan terendah 9 soal dan ini belum termasuk nilai keseluruhan. Nilai uraian masih belum saya hitung, konsultasi lebih dahulu dengan guru pamong.

Sapi Kurban sudah Datang di SMP Negeri 15 Malang

Kurban - Perayaan dari kurban ini menjadi ajang hal yang wajib bagi muslim. Mengajarkan kepada kita bahwa berkurban memiliki berbagai makna didalamnya.

Mulai Religius, Pengorbanan. Keikhlasan, Sosial dan Moral. Tepat pukul 7 Pagi saya melihat sapi kurban datang ke sekolah, sempat saya foto untuk mendokumentasikan dan menulisa alam artikel di blogg ini.

Ada sebanyak 2 ekor sapi yang akan dikurbankan di SMP Negeri 15 Malang yang akan dibagikan oleh BDI yakni badan dakwah islam SMP Negeri 15 Malang yang salah satu programnya menangani masalah kurban.

Koordinator PPL SMP Negeri 15 Malang

Figur - Anak dari Fakultas Ilmu Keolahragaan memang dari segi fisik lebih baik ketimbang dari mahasiswa dari fakultas jurusan lain. Nampak terlihat lebih prima dan kekar dari tubuhnya. Semoga sejalan dengan jiwa dan rohaninya :D

Sering dibully sesama rekan PPL kerena kondisi rohani yang masih jomblo. Saya pikir kalau masalah pasangan bukan hal yang bisa dijadikan bahan bully tetapi sekarang, kalau anak-anak muda memikirkan hal yang demikian secara massive.

Sedikit ngeri mendengarkan kalangan muda sekarang, mesti masalah hati dan percintaan yang menjadi bahan kajian mula, padahal menurut pandangan saya banyak dan jauh lebih penting lagi pembahasan yang lain. Secara keseluruhan koordinator dari PPL disini dinamis, elegan dan tanggungjawab akan keluwesannya. Memutuskan suatu kebijakan cenderung masih banyak terintervensi, belum bisa berdiri teguh dan memikiran sendiri apa yang harusnya jadi bahan bahasan kedepan. Kurang merenung kali yak :D

Pak Alanse TeHa. Mohon maaf :)) saya buka mengkiritik anda, tapi inilah yang sekilas bisa saya baca saat di sekolah dan kepemimpinan anda,, kalau masalah yang lain. Ngopi dan diluar forum saya funny dengan sosok dan figur dari anda :D

Kuliner ala Kantin SMP Negeri 15 Malang

Makan - Sekilas nampak sangat sederhana dan gizi pun juga sederhana. Saya berfikiran kalau makanan ini memang lebih dikhususkan untuk siswa, karena porsi yang minimalis dan terkesan cukup untuk perut mereka.

Berbeda lagi dengan kita yang sudah usia 20 an, kalau makan yang seperti ini memang sangat cenderung dianggap sebagai cemilan belaka. Karena porsis dan kuantitas dari apa yang disajikan jauh dari kurang :D

Anak kost sekaligus mahasiswa jadi prioritas utama dalam makan itu bukan kuallitasnya akan tetapi kuantitas dari apa yang dihidangkan. Banyak yang bialng, gizi bisa di nomor kesekian asal kenyang dan kondisi tubuh terpenuhi dengan baik.

Mayoritas kantin di Sekolah sini sudah modern dan kisaran harga relatif murah kalau dilihat dari kondisi letak geografis yang berada di Kota Malang. Selamat menghidangkan :))

Menjaga UTS di SMP Negeri 15 Malang

UTS - Ujian merupakan cara untuk mengukur dan menilai sejauh mana serapan siswa atas pengetahuan yang sudah di dapatkan selama proses pembelajaran berlangsung di sekolah.

Tengah Semester merupakan ujian dilakukan pada saat bulan ke 3 guna mengevaluasi dari kemampuan siswa selama proses KBM berlangsung.

Saya pada hari senin kemarin diberikan amanah oleh Koordinator PPL untuk menjaga 2 ruangan, pada jam pertama saya diberikan amanah untuk ruang 11 dan pada jam ke dua saya diberikan amanah untuk menjaga ruang 18. Pada mulanya, saat berada di ruang 11 saya merasa sedikit dibingungkan karena tidak ada koordinasi sebelumnya jikalau UTS di SMP Negeri 15 Malang merandom dan mencampur siswa antara siswa kelas 8 dan kelas 9. Pembagian soalpun terjadi kesalahan.

Beda dengan ruang 18 disana saya menemukan kesulitan dalam pengkondisian kelas karena ada salah satu siswa nasrani keturuan dari orang timur yang sudah lama menetap disini, rame dan ribut sendiri sehingga banyak menganggu jalannya ujian. Akhirnya semua bisa teratasi setelah dari dewan guru datan ke ruangan yang saya jaga.

Pengalaman berharga ini bisa direfleksikan bagi saya pribadi, bahwasanya dulu pun sempat mengalamai kondisi yang demikian, yakni menyonto teman dan buku-buku bacaan. Semoga Kejujuran terwadahai dan tejalin jelas dalam diri. Amin