Jumat, 03 Oktober 2014

Konser Sheila On 7 Graha Cakrawala

Sheila On 7 - Salah satu band yang sudah tidak asing lagi di dengar bagi kalangan muda, karena lagu yang diliris dan dibawakan sangat sesuai dengan kondisi hari ini di kalangan mereka.

Kegalauan dan keadaan dimana ketidak labilan seorang remaja ada, salah satu resep untuk menyemangati kembali yakni dengan melihat salah satu band lumayan berusia.

Acara ini bertempat di Graha Cakrawala Universitas Negeri Malang, kara panitia laku 6000 tiket terjual habis. Kalau dilihat dari jumlah banyaknya manusia yang mengisi krumunan masa sementara yang memiliki kepentingan kebahagian ini sepertinya sangatlah lebih.
Saya bersama si Au melihat penampilan dari Band Sheila On 7 yang diadakan oleh BEM FE UM pada hari kamis, 2 Oktober 2014. Kalau saya pribadi lihat seperti ya biasa saja dan wajar saja, sekedar untuk senang dan kebahagiaan semata. Disana saya bertemu dan reuni dengan teman KKN desa Jatisari. Ada Huni, Ada Citra, Ada Nanda, dan 2 Tambahan orang lagi :D
Kami melihat Sheila On 7 mulai jam 7.00 sampai pukul 11.00 :D
Tampilnya Sheila On 7 cuman satu jam saja, tak lama dan tak singkat, sesuai dengan seleranya.

Guru Narsis Bareng sama Siswa

Guru - Pendidik yang memberikan tauladan baik bagi anak didiknya dengan menunjukan sikap yang arif dan benar.

Narsis menjadi tran hari ini dikalangan remaja, hampir semua berdampak pada perubahan jaman dengan semakin difasilitasinya ponsel dan smartphone canggih yang memiliki kamera depan dengan resolusi bagus. Ada tongkat narsis yang menfasilitasi kita semua untuk selalu berfoto diri atau selfie.

Kalau dibandingkan dengan pada zaman dahulu yang jarang adanya kamera, mungkin sangat berbanding terbalik dengan kondisi hari ini. Berbagai macam merk hape dan smartphone sudah ada fitur dan kamera untuk narsis.

Hal ini memberi tahukan pada dunia kalau masyarakat kita itu narsis dan sudah kelewatan narsis. Baik lewat media sosial maupun media yang lain. Aplikasi beragam untuk membuat gambar hasil jepertan bisa semakin indah dan baik kualitas hasilnya.

Semoga bermanfaat dan berguna, ingat guru tetap guru, perilaku dijaga. :))

Rabu, 01 Oktober 2014

Check Clock; Teknologi pengkontrol Kedisiplinan Guru

Check Clock - Fasilitas yang ada di SMP Negeri 15 Malang sebagai peningkatan kontrol terhadap Guru, Staff Karyawan dan Mahasiswa PPL yang ada di sini.

Saya sebagai mahasiswa PPL di SMP Negeri 15 Malang setiap harinya baik pada saat masuk dan pulang sekolah wajib untuk check untuk dokumentasi kepada sekolah bahwa setiap hari saya masuk di sekolah.

Untuk mendaftarakan sangatlah mudah sekali, tinggal masukan jari pada alat yang ini. Secara otomatis akan memberikan respon setiap kali sidik jari ditempelkan. IT mempunyai banyak keunggulan ternyata, jadi pengawasan akan semakin  mudah terhadap semua warga sekolah, khususnya guru. Tapi sayangnya, yang peduli akan check lock ini hanya sedikit saja, mahasiswa PPL yang semangat dan selalu check ketika datang dan pulang.

Mungkin para dewan guru berfikir kalau adanya ini membuat waktu terbuang, karena jarak ruang guru dengan alat ini sangatlah lumayan jauh. Sekitar 100 meter. Saran kami, kesadaran dan tanggungjawab memang sulit dilakukan jika kebiasaan sudah mengharut dan menina bobok kan kita. Mulai dari hari ini, jadikan kebiasaan jangan berfikiran sebagai hal yang menganggu.
Jaya SMP Negeri 15 Malang

Upacara Bendera Memperingati Hari Kesaktian Pancasila

Pancasila - Hidup sebagai Dasar Negara, Pandangan Hidup Bangsa, Idologi Bangsa, Cara Hidup dan Kehidupan Bangsa. Penting dalam kehidupan sehari-hari kita untuk selalu menjunjung dan memahami nilai sila-sila dalam Pancasila guna menjadikan pribadi diri yang selara dan seimbang dengan keutuhan kepribadian Negara Indonesia.

Pusaka merupakan hal yang dikeramatkan dan memiliki kekuatan magic yang dianut masyarakat, meski benda yang dianggap pusaka ini tidak memiliki landasan yang jelas. Pusaka hidup dan berkembang dalam hidupanya masyarakat Indonesia. Kesaktian dari sang pusaka dalam masyarakat jelas mempengaruhi dalam setiap kehidupannya. Begitu halnya seperti Pancasila, Kesaktian sebagai pusaka bangsa jelas hidup dan menghidupi sebagai kepribadian yang luhur dan menjadikan pola cita-cita hidup dan kehidupan masyarakatnya.

Berbagai macam buku yang saya secara pribadi baca berkenaan mengenai Pancasila, yang pada hakikatnya sila-sila dalam Pancasila inilah yang seharusnya dimaknai sebagai sumber dasar, dan cara hidup kehidupan dalam masyarakat. Ada 5 nilai sila yang didalamnya mengandung makna dalam dalam benturan kehidupan bangsa. Kesenangan akan mistis angka 5 dan simbol 5 menjadikan rujukan bahwa ada 5 dasar yang sangatlah penting di tanamkan jauh dari hasil galian para pendiri bangsa Indonesia.

Ilham Sumarga 1 Oktober 2014
Selamat Hari Kesaktian Pancasila

Saling Menghormati bersama siswa SMP Negeri 15 Malang

Guru - Menjadi tauladan dan contoh baik seharusnya memiliki kepribadian yang baik pula. Saling menghormati, menghargai perbedaan, ketebukaan dalam pengetahuan, jujur dan kebenaran musti harus dilakukan setiap insan pendidik sebagai modal utama.

Tidak terbayangkan jika pendidik khususnya guru tidak memiliki perwujudan dari semua yang sudah dijelaskan diatas. Saya bersama mahasiswa PPL dari Universitas Negeri Malang sebanyak 15 mahasiswa yang mengabdi dan membantu secara sukarela di SMP Negeri 15 Malang. Seharusnya ditulis pada hari selasa, 30 September 2014 bersamaan dengan berkabungnya negeri tercinta atas meninggalnya para Pahlawan Revolusi. 

Rasa terharu sempat terasa dalam batin saya, karena serasa sangat belum pantas sebagai tangan yang masih banyak melakukan tindakan dosa ini dicium oleh siswa-siswa saya yang ada di SMP Negeri 15 Malang. Minder dan terus merasa belum pantas untuk menjadi tauladan, sebab sepengetahuan kolot saya, jika sebagai resi atau guru dia yang sepantasnya mampu ditiru prilaku dan perbuatannya, serta ilmu pengetahuan yang benar lurus diterima oleh sang muridnya.

Merenung dan memaknai lebih hemat lagi, perwujudan dari berjabat tangan antar saya dengan siswa sekedar rasa penghormatan dan penghargaan mereka atas keikhlasan dan kerelaan memberikan dan berbagai pengalaman serta memberikan ilmu sedikit. Fokusnya lebih pada teman bermain mereka, karena seluk beluk dan keluh kesah mereka sangat nampak saat berada di dalam kelas. Kepribadian yang unik pun beragam diantar individu hidup ini.

Semoga Berkah dan Kebajikan selalu memberkati kalian semua anak didikku. Tak sebanyak guru kalian yang bisa kami berikan, tapi pengorbanan atas keikhlasan semoga kalian ketahui.