Kamis, 31 Mei 2018

Burung Manyar

google.com; burung manyar
Pagi ini, berisik dan memang begitu setiap harinya. Ku tulis cerita pendek hanya untuk mengisi kegundahan hati dan pikiran yang selalu membayang akan masa depan. Terniang-dan menderu-deru cepat bagai kilat yang siap menyantap tanah, sebagai bentuk pertemuan kutub medan magnet negatif dan medan magnet positif. Itulah awal, yang setidaknya bisa aku ceritakan.

Penghiburku dikala sepi datang, liburan ini begitu menyiksa. Tigabulan lamanya, tanpa ada jeda sedikitpun untuk beraktifitas. Muram sunyi dalam goa, rumah penuh dan sesak dengan segala-galanya. Memang aku orang desa, sangat desa. Dan lumayan jauh dari perkotaan. Dan karena lokasi yang bepapasan ditepi jalan raya, akibatnya lahirlah sosokku yang seperti menyerupai orang kota, ya. Dimana paham individualis lebih utamakan. Jadi, kalau bukan perihal bisnis, dan kepentingan yang saling menguntungkan, tidak ada akses untuk berkomunikasi. Setidaknya itu pergeseran nilai yang aku temukan di desaku yang ku cintai. Utamanya pada diriku.

Rabu, 30 Mei 2018

[Berbeda] Puasa Tahun Ini

Ramadhan telah tiba hatiku gembira... Sepenggal kalimat yang bisa aku katakan saat bulan puasa tiba. Ah, tidak ada yang salah, orang bilang bulan ramadhan ataupun bulan puasa, keduanya hanya penamaan saja, isinya tetap sama yakni Ibadah.

Sebagai umat muslim yang baik, sudah seharusnya kita senang dengan datangnya bulan Ramadhan. Karena kita akan disuguhkan dengan berbagai macam kegiatan kerohanian, mulai tarawih, tadarus qur’an, dan pastinya berpuasa. Disinilah makna dari puasa adalah menahan dan menekan nafsu dalam diri. Kalau sehari-hari sebelum menjelang bulan Ramadhan kita bisa seenaknya sendiri berucap kata-kata sarkasme, sekarang di bulan Ramadhan harus dirubah dan diganti dengan kata-kata yang lebih baik. Jadi puasa bukan sekedar tidak makan dan tidak minum, tapi jatuh isinya kita harus mampu menahan hawa nafsu kita. Dan fokus sebulan untuk beribadah dengan niatan karena Allah.

Selasa, 29 Mei 2018

Tantangan Generasi Sandwich

google.com
Generasi sederhananya adalah turunan, jadi kalau membahas perihal generasi, jatuh akhirnya pada hal yang berkaitan dengan keturunan yang berdasarkan kualifikasi turunan itu sendiri.
Baik, kali ini aku akan bercerita dan berbagi sedikit pengetahuanku tentang tantangan dari generasi Sandwich. Tentu kita tahu dan harus tahu bagaimana tantangan itu di hadapi dengan baik. Nah, kali ini ada salah satu yang mungkin sudah banyak yang menulis tentang generasi Sandwich, kalau kita kenal sandwivh itu adalah makanan yang umumnya di makan oleh bangsa belahan dunia barat (eropa). Kalau kita jelas masih awam dengan makanan itu, memang tahu, tapi jarang sekali mengkonsumsinya. Sandwich sendiri terdiri dari dua lapisan roti tawar yang ditumpuk dengan berbagai macam jenis sayur-sayuran, telur mata sapi, sepotong daging yang telah masak dan digoreng, kemudia dipadukan dengan selembar keju tertambah mayonnaise serta saus tomat dan/atau sambal. Jadilah sandwich yang lezat dan siap untuk dimakan bersama keluarga.

Kamis, 24 Mei 2018

Buka Bersama S2 PPKn UM

Akan aku ceritakan sedikit tentang buka bareng (bukber) bersama keluarga S2 PPKn Offering A-A Pascasarjana Universitas Negeri Malang (UM). Agenda tersebut jauh hari direncanakan, bahkan sebelum memasuki bulan Ramadhan pun disepakati untuk agenda Buka Bareng. Karena kelas kita mempunyai khas kelas, dan setiap minggunya di tarik untuk membayar khas senilai lima ribu rupiah. Disinilah pundi-pundi kelas yang bisa kita ambil sebagai kegiatan untuk buka bersama diluar.

Jumat, 11 Mei 2018

Semua Tentang MTs Ma’arif NU Kota Malang

foto siswa kelas tujuh, delapan, dan sembilan
Hari itu bertepatan dengan Senin tertanggal tigapuluh april dua ribu delapan belas. Dimana sebuah hari dengan semangat membara bagi kaum-kaum pekerja karena setelah sehari sebelumnya beristirahat ria dengan kehidupan pekerjaannya. Semua kisah ini bercerita tentang MTs Ma’arif NU di Kota Malang. Siapa yang mengira aku bisa masuk dan menjadi bagian didalamnya walaupun waktunya hanya sebentar. Tapi hal ini yang mem-berikan  aku tentang arti penting dari dunia pendidikan.

Awal, bayang-bayanganku tergambar pada sosok sekolah megah nan mewah. Dengan bangunan yang mentereng, disertai beberapa asesoris yang memanjakan mata kita. Tapi itu tidak ada di sekolah ini. Karenanya siapa yang tidak kenal Malang, terlebih di Kota. Kalau melihat wajah awal kota Malang pasti disuguhkan dengan berbagai macam gemerlapan indahnya perkotaan. Tapi siapa yang sangka, dalam imajinasiku sangat berbeda dari kenyataanya sekolah kebanyakan di kota Malang. Melihat sekolah di pusat keramaian kota, mungkin Intelegensia mereka sudah mencapai kriteria high atau atas. Karena mungkin SMA satu Malang, atau SMP satu Malang jelas menantang guru bukan hanya skill dalam mengajar tapi terfokus bagaimana kognitif siswa atau bisa aku kata wawasan pengetahuan siswa.